Sebatas Foto

Saya kenal kamu meski kamu nggak mengenal saya. Atau nggak mau kenal saya. Entahlah.
Entah skandal alam atau apa yang menjadikan ini semua menimpa saya. Mengagumi kamu tanpa kamu balas--jangankan mencintai--mengenal saja kamu nggak mau.
Meskipun kita belum pernah bertemu sebelumnya. Saya merasa sangat mengenal kamu. Meski selama ini saya hanya memandangi foto kamu tapi semua seperti berbicara banyak tentang kamu.
Saya suka rambut tebal kamu,agak gondrong dan selalu tersisir rapi. Hitam pekat seperti kopi. Saya khawatir tidak bisa menemukan rambut kamu di tengah malam.
Saya suka mata yang kamu bingkai menggukanan kaca mata itu. Selalu memberikan pencitraan berbeda di setiap kesempatan. Kadang saya temukan sendu disana tidak jarang saya temukan kobaran api semangat disana pula. Mungkin saya hanya akan menunduk jika mata kamu memandang langsung kepada saya.
Saya tetap suka alis kamu meski kamu bilang terlalu tebal.
Saya suka hidung kamu mancung seperti hidung kamu.
Saya suka bibir kamu yang selalu menyunggingkan senyum. Senyum itu --walaupun belum pernah saya jilat-- saya yakin sangat manis.
Selebihnya kamu itu cuma sebuah foto yang saya download dari ava kamu.
NB: #DaKu @wira_panda's project.

Komentar