Dia Ibumu, Georg

nah georg,
aku telah sampai pada halaman 163. dan tebakanku sebelumnya memang benar adanya. gadis jeruk itu nyatanya adalah ibumu. namanya veronika.
aku cukup heran mengapa kamu tidak cepat memahami teka-teki ayahmu?
dan, georg, aku suka caramu menggoda ibumu. apa yang kau katakan " gadis jeruk kecilku sayang. aku selalu memikirkanmu. bisakah kamu menunggu sedikit lebih lama?" lalu apalagi, georg, " dalam hidup ini kita mesti bisa untuk sedikit merindu."?
boleh aku menebak air muka ibumu waktu itu, georg? kurasa awalnya ia sangat terkejut dengan perkataanmu. kemudian sudah bisa dipastikan detik berikutnya muka memerah, semerah baju musim panas tipis yang ia pakai ketika bertemu dengan ayahmu di plaza de la alianza.
tapi yang menganggu pikiranku, georg, apa motif ayahmu menceritakan mengenai keseluruhan kisah mengenai gadis jeruk itu padamu. yang jelas sudah pasti ia sangat mencintai ibumu. dan kemungkinan lain benar seperti perkataanmu di awal bahwa dia ingin sedikit memberikan pelajaran untuk anak laki-laki satu-satunya yang ia punyai. tapi pelajaran apa dan untuk apa aku masih belum mempunyai gambaran tentang itu.
ayo georg, baca lagi suratnya. aku semakin tidak sabar untuk segera sampai pada pelajaran itu!
salam,
nisa
ps: surat lanjutan untuk georg, putra jan olav. dan georg belum membalas suratku. yah kurasa karena dia belum menyelesaikan surat dari ayahnya. dia mengirimkannya terlebih dulu sebelum aku.

Komentar