kamu dengan ekspresi muka terkejutmu yang lucu. apa mungkin aku naksir padamu?
sekuat mungkin aku menafikan perasaanku yang tak kunjung selesai kuterjemahkan. apa mungkin aku naksir padamu?
tapi muka lucumu itu. aku nggak kuat melihatnya. gemes.
kamu dengan sikap sok cool mu itu. padahal kamu nggak cool sama sekali. tapi aku tetep suka. apa mungkin aku naksir padamu?
kita tak begitu saling mengenal. hanya sempat saling melirik. bertemu tatap namun tetap bisu. apa mungkin aku naksir padamu?
mungkin saja aku naksir padamu. mungkin aku malu mengakuinya. bahkan kepada diriku sendiri. apalagi kepadamu.
mungkin juga aku takut. ketakutan yang entah apa alasannya. kita satu keyakinan, ayahku tak mungkin menolakmu, mungkin ayahmu juga tidak akan tega menolakku.
mungkin kamu naksir padaku. mungkin juga tidak. mungkin aku yang terlalu percaya diri menerjemahkan lirikan tak sengajamu sebagai curi pandang.
kamu dan kebersamaan kita yang cuma sebentar. apa mungkin kamu naksir padaku?

0 Komentar