Soto Terenak Se-Yogyakarta

selamat pagi bapak penjual soto depan gang yang super duper baik hati,
lagi-lagi pagi ini sotomulah yang mengisi lambungku. memenuhi hasrat lidahku. memberi makan segenap cacing di perutku.
terimakasih atas kebaikan hatimu pak. aku yakin bapak memasak soto itu dengan bumbu cinta. bagaimana tidak meskipun kadang sotomu terlalu asin, atau kurang asin (walaupun lebih seringnya sotomu itu pas sekali rasanya), toh sotomu masih menjadi yang terenak di lidahku. terenak seyogyakarta pak.
enak di lidah enak juga di kantong. bapak itu sungguh perhatian dengan keuangan kami para mahasiswa perantauan ini.
keramahanmu pak saat melayani pembeli membuat kami nyaman dan ketagihan sotomu. engkau benar menerapkan pepatah bahwa 'pembeli adalah raja'. engkau selalu melayani permintaan seperti "banyakin kubisnya ya pak", atau "pake daging sama kulit aja ya pak", atau "nasinya dipisah aja ya pak", dan masih banyak permintaan manja pembeli yang lainnya dengan senyum manis. dan hebatnya harganya tidak kau tambah pula.
harapanku semoga gerobak sotonu makin ramai pembeli. semoga kau tetap ramah dan bersahaja. dan yang terutama semoga sotomu selalu pas di kantong kami.
dari pelanggan setiamu dengan segala ucapan terimakasih dan senyum manis
nb: semoga kita selalu berbahagia.

Komentar