Sudahkah Kau Menikah Lagi

halo yuk ririn

hari ini aku ingin mengirimimu surat. bolehkah? aku hanya sekedar ingin tahu bagaimana kabarmu. sudah sangat lama bukan, sejak kau bercerai dengan kakakku.

tiba-tiba hari ini aku kepikiran yuk ririn. pun kepikiran kakakku juga.

satu hal yang mengganggu pikiranku hari ini. sudahkah ayuk menikah lagi?

yuk, kakakku, jika mungkin kau belum mengetahuinya, beliau sudah menikah lagi. istrinya seorang keturunan jawa yang tinggal di lampung. namanya mbak tri. tentu mbak tri adalah seorang perempuan baik. menurut pada suami dan sayang pada kami (keluarga iparnya).

bagaimana denganmu? sudahkah kau bertemu pengganti kakakku? lelaki seperti apakah dia? apakah lebih baik dari kakakku? lebih tampan kah? lebih kaya kah? atau mungkin lebih alim?

mereka pun sudah memiliki anak. keponakan lucuku itu kami panggil el. seorang anak lelaki yang aku yakin bakal menjadi cowok ganteng nan menawan nantinya. pun patuh pada orang tua, agama dan negara.

bagaimana denganmu? sudahkah kau memiliki buah hati? lelaki kah atau perempuan? ah biar kuanggap dia keponakanku.

mengingat bahwa salah satu alasan kau dan kakakku bercerai adalah karena setelah sekian lama kalian menikah tak kunjung mempunyai momongan, aku khawatir kau bahkan sekarang belum memilikinya. seorang anak dengan tangis merdu yang tak bosan mengganggu tidur nyenyakmu di malam hari.

yuk ririn, sungguh aku mendoakan kebahagiaanmu. mungkin memang kau bukanlah jodoh kakakku, pun kami ini bukan 'jodoh'mu (keluarga ipar). semoga saat ini, di mana pun kau berada, kebahagiaan selalu melingkupimu.

salamku untuk keponakanku

-mantan adik iparmu- 

Komentar