Terimakasih Sudah Merawatku

Entah apa yang terjadi padaku kalau saja aku hanya tinggal seorang diri dalam kamar kos yang sempit dan pengap. Mungkin sekarang aku hanya tinggal nama. Beruntunglah aku tinggal bersama teman-teman satu kamar yang super baik. Terimakasih teman.

Entah apa yang bisa kulakukan beberapa hari yang lalu, saat tubuhku begitu lemas. Bahkan hanya untuk sekedar berdiri ke kamar mandi saja semua menjadi sangat gelap. Entah apa yang bisa kulakukan selanjutnya tanpa teman-teman sekamarku.

Mana mungkin aku bisa menghubungi dokter seorang diri bahkan hanya untuk membalas pesan chatting saja aku tak sanggup.

Beruntungnya aku tinggal bersama kalian. Cewek-cewek super baik yang peduli dan mau mengurusku selama aku jatuh sakit.

Sesungguhnya aku merasa sangat malu menerima bantuan dari kalian. Aku yang notabene bukan teman yang baik dan penuh perhatian, rasanya sangatlah tidak pantas menerima kebaikan dan perhatian kalian. Tapi kalian tetap saja baik padaku. Terimakasih dan maaf.
Kepada teman satu kamar dan tetangga kamar.

Terimakasih sudah merawatku selama aku sakit.Terimakasih sudah mengantarkanku ke dokter.Terimakasih sudah menungguiku di bangsal rumah sakit tanpa tidur semalaman.Terimakasih sudah membelikanku obat di apotek.Terimakasih sudah membelikan bubur yang pada akhirnya tidak termakan.Terimakasih sudah menghiburku. Karena sebagian besar yang kurasakan bukan rasa sakit tetapi rasa sedih yang teramat. Terimakasih sudah mendoakan kesembuhanku.

Hanya terimakasih yang bisa kuucapkan. Tidak lebih, maaf bila banyak kekurangan.

Salam,

Temanmu yang sudah sehat.


Komentar