ULASAN DRAMA: REPLY 1988


merasa rugi karena ketinggalan nonton suatu drama yang epic itu boleh nggak sih? karena itulah yang saya rasakan setelah akhirnya menonton drama Reply 1988 di penghujung tahun 2017 ini. padahal drama ini sudah tayang pada penghujung tahun 2015, yang berarti saya telat dua tahun!

saking epic-nya drama Reply 1988 ini langsung aja saya nobatkan sebagai drama terbaik yang pernah saya tonton, yang sebelumnya diduduki oleh Goblin. untuk yang sudah menontonnya dan juga jatuh cinta, pasti tahu alasannya. nah bagi yang belum menontonnya saya akan kasih alasan kenapa drama ini epic menurut saya.

Lakon

Sung Deok Sun


anak kedua dari tiga bersaudara, kakak Sung Bo Ra dan adik Sung No Eul ini punya karakter ceria, jahil, nggak punya malu, polos, penyayang, pecicilan, dan tertindas. sebagai anak tengah ia kerap kali diperlakukan tidak adil. seringkali kali harus mengalah sama kedua saudaranya perkara makanan, baju, uang saku, bahkan ulang tahunnya, yang hanya selang tiga hari dengan Bo Ra, tidak pernah dirayakan secara terpisah. terlihat sederhana kan, tapi dekat dengan kehidupan kita. itulah kenapa drama ini terasa hidup dan nyata.

tapi toh meski tertindas Deok Sun tetap merupakan anak yang ceria, selain punya genk yang memang sudah berteman sejak lahir, DS juga punya dua sahabat yang lucu dan selalu mendukung dia. termasuk yang memberikan false alarm ke DS kalau di Sun Wo itu suka sama dia. meskipun dia dijuluki "999th" tapi semua teman dan guru menyukainya, dia cerdas dengan caranya sendiri.

Sung Sun Wo


kalau kata DS sih, Sun Wo adalah anak paling normal di gang Ssangmun-dong. dia anak pertama dengan adik cewek yang masih balita bernama Jin Joo. ayahnya sudah meninggal dan dia tinggal dengan ibunya yang sangat dia sayang. dia penurut dan sangat dekat dengan ibunya, dia juga pintar dan rajin. jadi ya, memang lah SW ini anak yang paling normal.

karena kenormalan dan kebaikan itu malah menjadikan teman DS berpikir kalau SW suka sama DS, padahal mah emang dia baik ke semua orang. jadilah DS dengan kebodohannya menyukai SW, tapi toh saya sama sekali nggak ngeship mereka. kenapa ya? mungkin karena emang lebih enak kalau cewek itu dicintai, bukan mencintai. 

Kim Jung Hwan


nah ini dia juara di hati saya. karakternya yang sok careless padahal care, memendam perasaan padahal sayang, dan nggak suka mengumbar kemesraan padahal juga sayang. maksud saya nggak cuma sayang ke cewek ya, sayang keluarga dan juga sahabatnya. contohnya, ketika orang tuanya bad mood dia sempet loh nanya ke Dong Ryong gimana cara memperbaiki mood mereka, dan berhasil juga. contoh lainnya, demi kakak satu-satunya Jung Bong, yang sakit-sakitan, dia rela loh mengubah cita-citanya sesuai keinginan kakaknya. contoh lain lagi, ketika Choi Taek mengaku kalau dia suka DS, dia dengan serta merta menarik diri dari DS, demi persabatan dia sama CT.

sepanjang drama ini Kim Jung Hwan sukses mengubek-ubek perasaan saya. rasanya kok sakit banget gitu melihat kisah cinta terpendamnya dia ke DS. :( 

Choi Taek


namanya Choi Taek, dia adalah satu-satunya anak yang nggak lahir di gang Ssangmun-dong. dia pindah dari kampung halamannya ke Seoul setelah ibunya meninggal. anak yang paling pendiem dan lemah ini toh pada akhirnya bisa keep going sama anak genk Ssangmun-dong yang gak beres. main Baduk dari umur delapan tahun dia memutuskan untuk nggak sekolah dan main Baduk aja terus. tapi meskipun dia jenius dalam permainan Baduk, pada kenyataannya dia nggak bisa ngapa-ngapain selain main Baduk, pake sumpit aja nggak becus loh!

di episode awal memang dia jarang keluar, kerjaannya main Baduk ke luar negeri. sampe saya mikir kayaknya karakter CT ini yang paling nggak menikmati hidup. tiap malam selalu begadang main Baduk, ketergantungan dengan obat tidur dan merokok. meskipun pada akhirnya dia yang memenangkan hati DS saya toh tetep nggak bisa ngeship mereka. kalo kata saya mah CT bisa sama DS itu karena kebaikan hati JW. 

Yoo Dong Ryong


nah kalo Dong Ryong ini adalah tipe trouble maker yang selalu ada di setiap genk. dia selalu menyebut ayahnya "Dekan Sekolah" dan ibunya " Chief  Jo". karena kurang diperhatikan dia juga yang paling gencar ngajak nakal SW, JW dan bahkan CT. tapi ya emang kenakalan mereka itu memang wajar dilakukan oleh anak cowok seumuran mereka gitu, contohnya adalah berusaha nonton film dewasa di bioskop yang pada akhirnya ketahuan bapaknya sendiri. 

Jalan Cerita

cerita yang mengambil latar belakang waktu penghujung tahun 1988 s.d. tahun 1995 ini seperti mesin waktu yang menarik kita untuk kembali ke masa "Age of Analog". masa di mana spotify belum ditemukan, mendengarkan lagu  masih menggunakan  tape, radio, mentok-mentok yang paling canggih ya walkman atau discman. jangankan menonton drama streaming, menonton televisi aja kudu rebutan dulu sama kakak, adek bahkan bapak. 

berlokasi di gang Ssangmun-dong, distrik Dobong, Seoul, lima pelajar SMA dari lima keluarga dengan latar belakang yang berbeda kemudian merajut kisah. drama family, comedy, romance ini betul-betul menyuduhkan romance yang lengkap! mulai dari romantisme persahabatan, romantisme keluarga, bahkan romantisme tetangga. dan tentunya yang menjadi cerita utama adalah kisah misteri future husband yang membuat kita menebak-nebak siapa kira-kira yang akan menjadi suami masa depan Deok Sun.

meski banyak yang bilang drama ini membosankan di awal karena alurnya yang begitu lambat, tapi saya malah sangat menikmati setiap detilnya, bahkan saya sudah nangis bombai di episode satu dan dua!

Soundtrack

apalah arti drama korea tanpa soundtrack, bagai sayur tanpa garam. soundtract-sounctrack di Reply 1988 ini hampir semuanya breathtaking banget. meskipun merupakan lagu lama yang dinyanyikan ulang, tapi mereka sangat ear catching dan heart touching banget. bisa dibilang air mata saya selama nonton Reply 1988 ini 50% dari jalan cerita dan akting para lakonnya dan 50% lagi ya dari alunan menyayat soundtrack-soundtracknya. dan ini adalah tiga soundtrack terngenes favorit saya.

Ssangmundong/Hyehwadong

dinyanyikan kembali oleh Park Bo Ram, lagu ini populer pada tahun 80an dan dinyanykan oleh The Zoo. lagu ini bisa dibilang adalah 'napas' dari Reply 1988. suara lembut nan manis Park Bo Ram dengan sukses membawa pendengar lagu ini menyelami lirik. dan karena liriknya bahasa korea, jadi liat terjemahannya dulu ya hehehe.

liriknya berkisah tentang pertemuan dengan sahabat lama di gang rumah tempat mereka bermain semasa kecil. setelah berpisah lama, menjalani hidup masing-masing mereka akan bertemu kembali. mengenang masa kecil mereka. sayangnya setelah pertemuan itu dia malah akan pergi jauh.


Youth

lagu yang juga merupakan lagu Kim Chang Wan yang dibawakan kembali bersama Kim Feel. dan memang lagu ini sangat pas dengan tema drama Reply 1988, yaitu tentang gelora jiwa muda. liriknya berkisah tentang kekhawatiran akan berlalunya masa muda yang indah. pada hari tua nanti, kita tidak akan pernah mengalami masa muda lagi. yang tersisa hanya kenangan sedih dan senang.

pokoknya selama nonton, karena nggak tahu artinya, setiap adegan sedih dan diputar lagu ini saya 100% mewek.

Don't Worry

lagu yang pernah diyanyikan oleh Jeon In Kwon di bawakan kembali oleh Lee Juck. lagu yang bertema akustik enak didengar dan menyayat hati juga. liriknya meminta kita untuk tidak perlu khawatir dengan masa lalu. yang lalu biarlah berlalu. nyatakanlah cinta tanpa menyesalinya. semua memili arti dan merupakan bagian dari kenangan. 


sebenarnya bukan cuma itu, masih banyak lagi lagu-lagu lawas era 80an yang mewarnai drama ini. mereka keluar di televisi dan di radio yang mengalir bersama drama. salah satu favorit saya adalah Little Girl nya Lee Moon Sae yang dinyanyikan ulang Oh Hyuk, member band indie Hyukoh. 


kenapa drama ini terasa begitu dekat? mungkin karena konflik-konflik nya yang sangat sederhana, dan saya yakin kita semua pernah mengalaminya. thats why, jadi terasa lebih nyata. selain itu di drama ini juga saya nggak nemu karakter antagonis, bahkan JW yang sebelumnya saya pikir membawa karakter antagonis karena sikapnya yang sangat dingin, tenyata malah merupakan karakter paling teraniaya. pesan moral yang selalu ada di setiap qoute di akhir episode benar-benar membuat saya berpikir "iya juga ya".

saking bagusnya saya pingin semua orang nonton drama ini hahaha. apalagi mereka yang masa mudanya di tahun 80an. dan baru drama ini juga yang membuat saya sangat ingin menontonnya lagi. udah kali ya segitu aja, saya mau nonton lagi. daaah

credit photo: soompi

Komentar