aduuh.udah basi ya ini filmnya? tapi gimana ya saya baru nonton kemarin dan tetap ingin menulis reviewnya. apalagi saya juga sudah menulis review film pertamanya.

beginilah nasib hidup di desa terpencil, bioskop tiada, sinyal untuk mendownload pun tiada. jadilah saya baru berkesempatan menonton film yang sudah tayang di bioskop sejak Agustus lalu.

Jalan Cerita

Kim Su-hong (Kim Dong-wook) mengalami kematian tragis yang membuatnya menjadi arwah penasaran. kematian yang diduga terjadi karena ketidaksengajaan sejatinya merupakan konspirasi teman sejawatnya, membuat kasus kematian tersebut menjadi kematian yang tidak adil. 

Kim Su-hong kemudian didaulat sebagai arwah Paragon ke-49 yang akan membawa Gang-lim (Ha Jung-woo), Haewonmak (Ju Ji-hoon) dan Deok-choon (Kim Hyang-gi) memperoleh reinkarnasi mereka.

namun pengadilan neraka tidak bisa didapat begitu saja mengingat Kim Su-hong sebelumnya telah menjadi arwah penasaran dan menimbulkan kekacauan di dunia dan akhirat. satu syarat yang harus dipenuhi oleh Gang Lim adalah dalam 49 hari peradilan Kim Su-hong, timnya harus mencabut nyawa Hur Choon-sam.

seorang pria tua yang telah melewati batas umurnya menurut catatan para dewa. perjalanan menjemput Hur Choon-sam membawa Haewonmak dan Deok Choon bertemu dengan dewa penjaga rumah, Sung Ju. Haewonmak dan Deok Choon perlahan mengumpulkan serpihan ingatan mereka dengan bantuannya.

serpihan ingatan tersebut ternyata berhubung satu dengan yang lainnya. hubungan Haewonmak, Deok Choon dan Gang Lim di masa lalu merupakan penyebab mereka menjadi malaikat maut.

Lakon

  • Gang Lim

akting Ha Jung-woo ajushi sejauh ini belum pernah mengecewakan saya. terbukti dengan diraihnya gelar Best Actor pada gelaran 2nd The Seoul Awards.

ternyata benar bahwa ajushi ini menjadi grip reaper karena dosa besar yang pernah dilakukannya 1000 tahun silam. rupanya hukuman tersebut belum cukup, maka ia diberi ingatan penuh mengenai masa lalu kelamnya tersebut. tersiksa oleh ingatan tersebut membuat ia berusaha sangat keras untuk mendapatkan reinkarnasi dan melupakannya.  

  • Haewonmak

huhu bahagia banget saya tuh karena pada akhirnya bisa menikmati kerecehan Ju Ji-hoon oppa. karakternya di film ini masih sama dengan film sebelumnya, ganteng tapi super receh. 

keahliannya dalam memainkan pedang ternyata berhubungan dengan masa lalunya. namun demikian masa lalu tersebut pula lah yang menjadikan ia seorang grip reaper. tidak telepas dari masa lalu Gang Lim. lalu seperti apa hubungan mereka di masa lalu? nonton sendiri lah yaa, saya nggak mau spoiler  :p

saya sangat berharap Ju Ji-hoon oppa segera comeback main drama atau film. karena ngangenin banget sih ini orang!

  • Deok Choon


masih diperankan oleh dek Kim Hyang-gi, pemain utama film Wedding Dress. Deok Choon asisten Gang Lim, bersama Haewonmak mencoba untuk mencabut nyawa Hur Choon-sam. 

serpihan ingatan masa lalunya yang tenyata masih berhubungan dengan masa lalu Haewonmak membuat mereka berdua harus melalui masa sulit. lalu apa yang menyebabkannya dan dapatkah mereka melaluinya? nonton aja sendiri wkwkwk.

  • Kim Su-hong


Kim Su-hong diperankan oleh Kim Dong-wook, meskipun dia daulat sebagai arwah paragon namun ia tidak mengerti harus berbuat apa. ia juga tidak menginginkan reinkarnasi, namun karena dipaksa Gang Lim ia tetap menjalani peradilan neraka. 

perannya yang semaunya dan slenge'an cukup membuat saya gmz. 

  • Sung Ju

ajushi ini adalah seorang dewa penjaga rumah bernama Sung Ju. dialah menggagalkan semua malaikat pencabut nyawa yang hendak mengambil Hur Choon-sam. bukan karena ia menginginkan pria tua itu untuk terus hidup, melainkan karena cucu Hur Choon-sam yang masih kecil dan yatim piatu.


badan gede serem gitu tapi hatinya malaikat. ajushi sarangheyo~

Genre

film ini bergenre drama fantasi. namanya juga fantasi, jadi jangan pakai akal ya kalau nonton film ini. cukup nikmati aja. ceritanya juga masih melanjutkan film sebelumnya, namun di film hanya sedikit menunjukkan scene pengadilan Kim Su-hong. titik berat cerita ada di masa lalu trio grim reper, Gang Lim, Haewonmak dan Deok Choon.

dengan alur bolak-balik ke masa lalu, menurut saya film ini cukup apik dan tertata dengan baik. porsi keduanya sangat pas dan membuat penonton tidak bosan. hanya menikmati jalan cerita sampai tiba-tiba filmnya habis. namun, layaknya film/drama korea lainnya plot seperti ini sering digunakan dan saya sudah bisa menebak cerita dari awal.

masih ada unsur komedi di dalam film ini. duo Haewonmak dan Sung Ju berhasil membuat saya sesekali tersenyum dan terpingkal karena ulah konyol keduanya. tambah gmz akutu sama Ju Ji-hoon opaa x_x

unsur drama di dalam ini tidak sekuat di film sebelumnya yang melibatkan drama ibu-anak. drama ibu-anak emang pedih banget sih. mau drama/film apa saja yang melibatkan drama ibu-anak saya pasti banjir air mata. al-fatihah untuk ibu saya :)

film ini hanya membuat saya berkaca-kaca tidak sampai menitikkan air mata.

masih menggunaka teknologi CGI yang entah mengapa menurut saya lebih baik dari film sebelumnya. atau setidaknya sama baiknya. visual film berhasil ini membawa kita ke dalam ilusi alam akhirat.

See or Skip?

harus banget nonton sih kata saya mah. apalagi yang sudah nonton film sebelumnya. kalau untuk yang belum nonton akan lebih nyambung kalau sempat untuk nonton film sebelumnya. kalaupun tidak nonton ini saja tidak akan membuat pusing kok. 

karena sekarang sudah tidak tayang di bioskop, jadi kalau mau nonton harus usaha download dulu. :')

kalau ragu bisa noton trailernya dulu di sini kak :)


tapi, kalau sayang sama Ju Ji-hoon opaa sih download pakai kuota sendiri juga gak masalah :D


2 Komentar

  1. uwaauuuww...sudah jadi dot com aja ini blognya, mantaaappp sekalii~~

    along with the gods, film yg direkomendasikan banyak bgt orang tapi belum kutonton hiks :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. dot kom bukanlah apa2 kak :')

      iya kudu nonton emang. sama yang pertama juga. biar lengkap ehehe

      Hapus